Pentingnya Alat Pelindung Diri Bagi Pekerja

Related image

Pengadaan Alat Pelindung Diri sebagai aplikasi program K3 yaitu suatu hal yang sangat penting. Bagaimana tidak? Selain memang karena hasrat untuk cepat menyelesaikan pekerjaan, kita juga ingin pekerjaan jalan dengan lancar tidak ada masalah. Ketidaknyamanan pekerja merupakan salah satu masalah yang mungkin terjadi jika tidak memakai APD karena rasa tidak aman saat bekerja akan menyebabkan ketidaknyamanan. Diluar itu, hal yang berbahaya-pun dapat terjadi di ruang kerja, dalam hal semacam itu APD dapat melindungi kita dari kemungkinan bahaya itu. Jadi, begitu pentingnya APD dalam suatu pekerjaan.

K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) yaitu suatu pemikiran dan usaha untuk menanggung keutuhan dan kesempurnaan baik jasmaniah ataupun rohaniah tenaga kerja pada terutama, dan manusia biasanya, hasil karya dan budaya untuk menuju orang-orang adil dan makmur. (Mangkunegara, 2002 : 163)

Alat Pelindung Diri setelah itu disingkat APD yaitu suatu alat yang memiliki kekuatan membuat perlindungan seorang yang manfaatnya mengisolasi beberapa atau semua badan dari potensi bahaya ditempat kerja. Ketentuan yang mengatur pemakaian alat pelindung diri ini tertuang dalam pasal 14 Undang-undang Nomor 1 th. 1970 mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja, di mana setiap entrepreneur atau pengurus perusahaan harus sediakan Alat Pelindung Diri dengan cara bebrapa hanya pada tenaga kerja dan orang lain yang masuk tempat kerja.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau yang dimaksud dengan juga K3, ditata dalam Undang-Undang No. 1 Th. 1970. Dalam UU itu diterangkan kalau setiap tenaga kerja memiliki hak untuk memperoleh perlindungan atas keselamatannya dalam meakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan tingkatkan produksi dan produktivitas nasional.

Keselamatan Kerja yang ditata dalam UU meliputi semua tempat kerja baik darat, dalam tanah, permukaan air, di air serta hawa yang berada di lokasi Republik Indonesia. Terlebih tempat kerja yang memiliki tingkat bahaya. Setiap pekerjaan memiliki resikonya sendiri, terlebih pekerjaan yang berhubungan segera dengan mesin, alat perkakas, pembangunan, pertambangan dll. Maka pekerjaan kita baik sebagai entrepreneur maupun pekerja untuk mengerti kemungkinan itu dan mengawali untuk mementingkan keselamatan kerja.

Dengan memprioritaskan keselamatan kerja, maka kita dapat kurangi bahkan juga menghindar tingkat kecelakaan yang bisa terjadi ditempat kerja. Oleh karenanya pihak entrepreneur atau perusahaan harus sediakan Alat Pelindung Diri untuk pekerjanya.

APD seperti disebut diatas menurut Ketentuan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, mencakup :

  • pelindung kepala ;
  • pelindung mata dan muka ;
  • pelindung telinga ;
  • pelindung pernafasan bersama peralatannya ;
  • pelindung tangan ; dan/atau
  • pelindung kaki.

Selain perlengkapan di atas. Pekerja juga harus diperlengkapi dengan baju pelindung, alat pelindung jatuh perseorangan dan/atau pelampung. Ketentuan atau rambu dengan cara tercatat juga harus dipasang agar pekerja selalu ingat akan kewajibannya memakai alat pelindung diri ditempat kerja. Bila terdapat alat pelindung diri yang sudah rusak atau habis saat pakainya, diwajibkan untuk dimusnahkan dan diperlengkapi dengan berita acara pemusnahan

Tujuan Aplikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja :

Pada umumnya, kecelakaan selalu disimpulkan sebagai peristiwa yg tidak dapat disangka. Kecelakaan kerja dapat terjadi karena keadaan yg tidak membawa keselamatan kerja, atau perbuatan yg tidak selamat. Kecelakaan kerja dapat didefinisikan sebagai setiap perbuatan atau keadaan tidak selamat yang bisa menyebabkan kecelakaan. Berdasar pada pengertian kecelakaan kerja maka lahirlah keselamatan dan kesehatan kerja yang mengatakan kalau cara menanggulangi kecelakaan kerja yaitu dengan menghapus unsur penyebabnya kecelakaan dan atau mengadakan pengawasan yang ketat. (Silalahi, 1995)

Keselamatan dan kesehatan kerja pada intinya mencari dan mengungkap kekurangan yang sangat mungkin terjadinya kecelakaan. Manfaat ini dapat dilakukan dengan dua cara, yakni mengungkap sebab-akibat suatu kecelakaan dan mempelajari apakah ingindalian dengan cara jeli dilakukan atau tidak.

Menurut Mangkunegara (2002 : 165) kalau maksud dari keselamatan dan kesehatan kerja yaitu seperti berikut :

  • Agar setiap pegawai memperoleh jaminan keselamatan dan kesehatan kerja baik dengan cara fisik, sosial, dan psikologis.
  • Agar setiap peralatan dan perlengkapan kerja dipakai sebaik-baiknya selektif mungkin.
  • Agar semua hasil produksi dipelihara keamanannya.
  • Agar ada jaminan atas pemeliharaan dan penambahan kesehatan gizi pegawai.
  • Agar tingkatkan kegairahan, kecocokan kerja, dan partisipasi kerja.
  • Agar terlepas dari masalah kesehatan yang dikarenakan oleh lingkungan atau keadaan kerja.
  • Agar setiap pegawai merasa aman dan terproteksi dalam bekerja

Alat Pelindung Diri yang disiapkan oleh entrepreneur dan digunakan oleh tenaga kerja harus penuhi prasyarat pembuatan, pengujian dan sertifikat. Beberapa macam alat pelindung diri yaitu seperti berikut :

Topeng/Helm Las

Topeng/helm las membuat perlindungan mata dari pancaran busur listrik berbentuk cahaya ultra violet dan infra merah yang menyala terang dan kuat. Cahaya las ini tidak bisa diliat dengan cara segera dengan mata telanjang sampai jarak 15 mtr.. Diluar itu, bentuk helm/topeng las yang tutup muka bermanfaat membuat perlindungan kulit muka dari percikap api busur listrik dan asap gas dari sistem peleburan elektroda pada las listrik.

Kacamata Keselamatan

Kacamata pengaman dipakai untuk melidungi mata dari debu kayu, batu, atau serpih besi yang beterbangan di tiup angin. Mengingat partikel-partikel debu memiliki ukuran sangat kecil yang terkadang tidak terlihat oleh mata. Oleh karena itu mata perlu diberikan perlindungan. Biasanya pekerjaan yang memerlukan kacamata yaitu mengelas. Bila Kamu bekerja dengan perlengkapan listrik gergaji kapak dan pengelasan maka disarankan untuk memakai kacamata keselamatan.

Frame pada kacamata keselamatan jauh semakin besar dan lebih tebal daripada kacamata normal. Lensa juga tambah lebih kuat dan tahan lama dan mereka akan membuat perlindungan mata Kamu lebih baik. Bahaya mungkin pada mata dan memerlukan perlindungan mata ditempat kerja yaitu :

  • Proyektil (debu, beton, logam, kayu dan partikel yang lain)
  • Kimia (percikan dan asap)
  • Radiasi (cahaya terlebih terlihat, radiasi ultraviolet, panas atau radiasi inframerah, dan laser)
  • Patogen melalui darah (hepatitis atau HIV) dari darah dan cairan badan

Type pelindung mata keselamatan Kamu harus kenakan bergantung pada bahaya ditempat kerja Kamu :

  • Bila Kamu bekerja di daerah yang memiliki partikel, benda terbang, atau debu, Kamu sekurang-kurangnya harus memakai kacamata keselamatan dengan pelindung samping (side perisai)
  • Bila Kamu bekerja dengan bahan kimia, Kamu harus memakai kacamata
  • Bila Kamu bekerja di dekat radiasi yang beresiko (pengelasan, laser, atau serat optik) Kamu harus memakai kacamata khusus – maksud keamanan, kacamata, pelindung muka, atau helm didesain untuk pekerjaan itu

Masker

Masker yaitu alat bantu pelindung diri yang menutupi mulut dan hidung dipakai oleh seseorang praktikan/pekerja membuat perlindungan/menghindar/kurangi kemungkinan dianya dari infeksi/kerancuan lingkungan. Pemakaian masker itu penting untuk melindungi paru-paru kita dari masuknya partikel-partikel kecil bermaterial batu baram besi, tepung, besi, kayu, pollen dan beberapa bahan yang lain.

Pelindung Telinga

Alat pelindung telinga yaitu alat pelindung yang berperan membuat perlindungan alat pendengaran pada kebisingan atau desakan. Alat pelindung telinga berperan untuk menyumbat telinga atau penutup telinga yang dipakai atau digunakan dengan maksud membuat perlindungan, kurangi paparan kebisingan masuk dalam telinga. Type alat pelindung telinga terbagi dalam sumbat telinga (ear plug) dan penutup telinga (ear muff).

Sepatu Keselamatan

Kenakan sepatu safety dapat kurangi kemungkinan kecelakaan yang mengakibatkan cedera pada kaki. Ujung sepatu yang terlapisi oleh baja memberi perlindungan lebih pada kaki kamu. Selain untuk perlindungan pada kaki, susunan baja-pun dipakai untuk menyetabilkan kaki untuk menghindar cedera atau hal yang lain.

Sarung Tangan

Pemakaian sarung tangan saat bekerja sangat disarankan karena untuk hindari cedera tangan. Semasing lingkungan kerja memiliki tingkat bahaya yang tidak sama, beberapa barang yang mengenai tidak sama. Dengan memakai sarung tangan ketika mengangkat barang beresiko yang mungkin tajam, kasar, licin, atau bergerigi semakin lebih aman, nyaman, dan mudah. Saat memakai sarung tangan, ketika tangan menggenggam suatu barangpun akan terasa kuat dan tidak licinse.

Jadi, sudahkah Kamu mengerti pentingnya memakai Alat Pelindung Diri? Mari kita ikut menyukseskan program pemerintah. Selain untuk mentaati ketentuan, dengan memakai APD kita akan merasa tambah nyaman dan aman saat bekerja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s